Posts

📣 Announcement!

JAM RILIS BARU ✨ Mulai 26 Maret 2026, chapter baru Magic App 2 rilis setiap Kamis pukul 00.00 WIB di WEP Universe. Untuk di Wattpad dan KaryaKarsa chapter baru rilis tetap setiap Kamis pukul 19.00 WIB.

Magic App 2 (Chapter 2)

Chapter 2 : Sekretaris Baru Perjalanan menuju kantor Devano hari ini terasa lebih menyenangkan dari biasanya. Kali ini, aku sengaja datang tanpa kabar—ingin memberikan kejutan kecil dengan mengajaknya makan siang bersama. Mobil berhenti tepat di depan gedung kantornya yang menjulang tinggi. Mesin dimatikan, sejenak pandanganku menatap gedung kantor itu. Senyum tipis terukir tanpa sadar. Sudah cukup lama aku tidak datang ke kantor ini. Ya, akhir-akhir ini aku cukup sibuk dengan pekerjaan di rumah sakit sehingga baru sempat mampir ke kantornya hari ini. Langkah kaki segera menyusuri area lobi. Suasana terlihat cukup ramai, dipenuhi orang-orang dengan kesibukan masing-masing. Setelah menyapa resepsionis, aku langsung menuju lift. Perjalanan naik terasa singkat. Selang beberapa menit, aku pun tiba di lantai tempat ruang kerja Devano berada. Pintu lift terbuka. Aku melangkah keluar, menyusuri koridor yang sangat familiar. Beberapa karyawan menyapa dengan ramah, aku membalasnya sambil tersen...

Magic App 2 (Chapter 1)

Chapter 1 : Rumah yang Sempurna Pagi hari, tanggal 16 Oktober. Pagi pertamaku sebagai istri Devano. Aku sedang berada di dapur, menyiapkan sarapan untuk kami berdua. Wajan kecil di atas kompor mengeluarkan bunyi desis ketika mentega mulai meleleh. Kupecahkan dua butir telur di atasnya satu per satu. Entah kenapa hal sederhana ini berhasil membuatku senyum-senyum sendiri. Mungkin karena semuanya kini menjadi kenyataan. Dulu aku hanya bisa membayangkan momen ini—memasak untuk suami, menunggunya keluar kamar, lalu sarapan bersama. Selang beberapa saat, kudengar suara Devano yang baru saja keluar kamar. “Harum banget masakannya,” ujar Devano dengan suara khasnya. Ia berjalan mendekat, lalu memelukku dari arah belakang. “Istriku masak apa?” “Hmm … aku masak telur mata sapi. Nggak apa-apa ‘kan?” “Nggak apa-apa dong. Masih lama?” “Sebentar lagi kok. Kamu tunggu aja di ruang makan.” “Oke. Aku tunggu ya, Istriku.” “Iya, Suamiku.” Devano melepaskan pelukannya lalu beranjak menuju ruang ...