Posts

Magic App 2 (Chapter 3)

Chapter 3 : Retakan Kecil Della dan Devano masih berada di sebuah restoran dekat kantor Devano. Meja di depan mereka kini telah dipenuhi oleh dua porsi soto ayam dengan nasi hangat serta satu teko berisi teh yang baru saja diantar beberapa menit lalu. “Kenapa kamu nggak cerita ke aku soal sekretaris baru kamu?” “Aku … minta maaf belum sempat cerita hal ini ke kamu. Aku tunggu waktu yang tepat.” “Waktu yang tepat? Kenapa nggak langsung cerita aja sih?” lanjut Della dengan nada yang tidak tinggi, tapi cukup tajam untuk membuat Devano terdiam beberapa detik. “Aku pikir ini hanya hal kecil. Cuma sekretaris baru, nggak ada yang spesial.” “Hal kecil menurut kamu, belum tentu kecil buat aku.” “Sekali lagi aku minta maaf.” “Tau ah! Sebel!” Della beranjak dari duduknya. “Kamu mau ke mana?” “Aku mau pulang!” “Kok pulang? Ini sotonya belum disentuh loh. Kita makan dulu ya?” “Udah nggak mood ! Makan aja sendiri!” Della meraih tasnya dengan cepat, lalu melangkah pergi tanpa menoleh lag...

📣 Announcement!

JAM RILIS BARU ✨ Mulai 26 Maret 2026, chapter baru Magic App 2 rilis setiap Kamis pukul 00.00 WIB di WEP Universe. Untuk di Wattpad dan KaryaKarsa chapter baru rilis tetap setiap Kamis pukul 19.00 WIB.

Magic App 2 (Chapter 2)

Chapter 2 : Sekretaris Baru Perjalanan menuju kantor Devano hari ini terasa lebih menyenangkan dari biasanya. Kali ini, aku sengaja datang tanpa kabar—ingin memberikan kejutan kecil dengan mengajaknya makan siang bersama. Mobil berhenti tepat di depan gedung kantornya yang menjulang tinggi. Mesin dimatikan, sejenak pandanganku menatap gedung kantor itu. Senyum tipis terukir tanpa sadar. Sudah cukup lama aku tidak datang ke kantor ini. Ya, akhir-akhir ini aku cukup sibuk dengan pekerjaan di rumah sakit sehingga baru sempat mampir ke kantornya hari ini. Langkah kaki segera menyusuri area lobi. Suasana terlihat cukup ramai, dipenuhi orang-orang dengan kesibukan masing-masing. Setelah menyapa resepsionis, aku langsung menuju lift. Perjalanan naik terasa singkat. Selang beberapa menit, aku pun tiba di lantai tempat ruang kerja Devano berada. Pintu lift terbuka. Aku melangkah keluar, menyusuri koridor yang sangat familiar. Beberapa karyawan menyapa dengan ramah, aku membalasnya sambil tersen...