Magic App 2 (Chapter 7)
Chapter 7 : Prioritas Pertama Devano baru saja tiba di rumah sakit. Waktu masih menunjukkan pukul 16.30. Ia turun dari mobil, melangkah menuju ruang kerja Della di rumah sakit itu. Langkahnya terasa lebih cepat dari biasanya. Ia merasa ada dorongan yang tidak bisa dijelaskan—rasa rindu, khawatir, dan bertanggung jawab bercampur menjadi satu. Koridor rumah sakit ini sudah tidak asing baginya. Beberapa perawat dan satpam yang mengenalnya menyapa dengan ramah. “Selamat sore, Pak. Mau jemput Ibu Della ya?” tanya seorang satpam. “Sore, Pak. Iya, saya ke sini mau jemput istri saya.” “Silakan, Pak.” Devano melanjutkan langkahnya menuju ruangan Della. Setibanya di depan ruangan, ia terhenti sejenak, lalu mengetuk pintu di depannya. “ Masuk ,” suara Della terdengar dari dalam ruangan. Devano membuka pintu perlahan, kemudian melangkah masuk. Della tampak duduk di balik meja kerjanya. Matanya terpaku pada layar komputer, beberapa lembar berkas terbuka di sampingnya. Wajahnya terlihat lelah...