Halo, kamu tinggal buka karyakarsa.com, kemudian mendaftar akun terlebih dahulu. Setelah mendaftar, kamu perlu top up Kakoin untuk bisa menikmati karya di sana.
Chapter 2 | Kebahagiaan Sementara Kelahiran Sakti membawa kebahagiaan bagi Bima dan Aline. Namun, memasuki bulan kedua kehadiran Sakti di rumah mulai membuat mereka merasa terbebani. “Lin, kamu bisa tenangin Sakti nggak sih? Dia berisik amat! Aku butuh istirahat nih. Besok aku harus sekolah.” “Aku tahu, Bim. Maaf, aku juga bingung kenapa Sakti nangis terus. Aku kasih ASI sudah, pampers sudah aku cek dan kering. Ternyata susah juga ya jadi orang tua. Kamu bantu juga dong tenangin, Sakti.” “Nggak bisa, aku harus istirahat. Besok aku sekolah dan ada ulangan. Kamu tolong urus dia.” Bima beranjak dari tempat tidurnya. “Kamu mau ke mana, Bim?” “Pindah ke kamar tamu. Di sini aku mana bisa tidur. Kamu urus Sakti biar nggak nangis. Ini sudah malam, nanti mama kebangun marah-marah lagi. Sudah ya?” Bima keluar kamar. Sementara Aline berusaha sabar menghadapi sang suami yang bersikap demikian. Aline mengerti sikap Bima yang seperti itu karena Bima sedang sibuk-sibuknya mempersiapkan ...
BESOK !!! Siap-siap ketemu Mika dan Maxis dalam Kembar Mati . Mika yang ditemukan tewas mengenaskan di sebuah gudang lama mengguncang keluarga besar Hendrawan. Maxis menolak percaya bahwa adik kembarnya bunuh diri. Ia pun mulai menyelidiki kasus ini lebih lanjut. Semakin jauh Maxis menyelidiki, banyak kejanggalan yang mengarah pada dugaan pembunuhan terencana. Setiap petunjuk yang ia temukan justru menyeret nama-nama orang terdekat—keluarga, sahabat, hingga pacar Mika sendiri. Kembar Mati mulai 22 November 2025 pukul 20.00 WIB di Wattpad dan KaryaKarsa .
😠Ditunggu bangettt akhirnya ada kabar...
ReplyDelete#TimMagicApp siap menunggu 😎😎
ReplyDeleteStay tuned ya :)
DeleteCara baca di KaryaKarsa gimana sih? Nggak ngerti aku...
ReplyDeleteHalo, kamu tinggal buka karyakarsa.com, kemudian mendaftar akun terlebih dahulu. Setelah mendaftar, kamu perlu top up Kakoin untuk bisa menikmati karya di sana.
DeleteWah, nggak sabar nanti sore
ReplyDelete