Chapter 2 Malam itu Novia dan keluarganya datang ke rumah, meskipun agak telat karena mereka sempat terjebak macetnya ibu kota. Tak kusangka, Novia yang mendatangi rumahku bersama Om Noah dan Tante Lily adalah orang yang sama dengan perempuan yang aku temui di Skynia Café , perwakilan dari Smart Productions. Dunia sempit sekali! Sejak pertemuan pertama, aku lumayan tertarik dengannya. Dia cantik, baik, dan mandiri. Nama lengkapnya Novia Alexandra, usia 25 tahun, pekerjaannya sebagai produser Smart Productions sekaligus pemilik rumah produksi tersebut. Hanya informasi itu yang aku tahu karena semalam aku dan dia tidak mengobrol banyak karena para orang tua memilih untuk langsung membicarakan persiapan pernikahan. Rencananya pernikahan kami akan terselenggara bulan depan. Terlalu cepat bukan? Aku sempat tidak setuju dengan rencana ini dan menyarankan agar pernikahannya diundur menjadi pertengahan bulan Maret. Setidaknya aku dan Novia bisa saling mengenal satu sama lain sebelum akhirnya ...
Comments
Post a Comment